Rabu, 19 Desember 2018, WIB

Minggu, 01 Apr 2014, 18:46:53 WIB, 195405 View Administrator, Kategori : Informasi

Meningkatkan mutu layanan kepada masyarakat umum merupakan tugas pokok dari pemerintah. Di Indonesia sendiri pembaharuan dalam sistem layanan tersebut terus menerus dilakukan agar masyarakat semakin mudah dan cepat mendapatkan layanan yang dimaksud.

Setelah sebelumnya POLRI meluncurkan Layanan Contact Center 110, kini Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI bekerja sama dengan Infomedia dan TELKOM melalui dinas kesehatan DKI Jakarta meluncurkan  Layanan Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) Call Center 119. Hal tersebut dilakukan sebagai sebuah upaya peningkatan mutu pelayanan dari Kartu Jakarta Sehat yang dipopulerkan Gubernur DKI Jakarta terpilih tahun 2012 untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada  warga Jakarta yang kurang mampu.

Peresmian Layanan SPGDT Call Center 119 tersebut dilaksanakan berbarengan dengan Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Pemprov DKI Jakarta dengan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK-UI), PT Askes (Persero) serta Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Acara yang diselenggarakan pada hari Jumat, tanggal 1 Maret 2013 dan bertempat di Balai Agung - Balai Kota DKI Jakarta tersebut, dihadiri oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta – Basuki Tjahaja Purnama, Kepala Dinas Kesehatan Pemprov DKI Jakarta – dr. Dien Emawati, M.Kes, Dirjen Bina Upaya Kesehatan Kemenkes RI – Prof. DR. Dr. Akmal Taher, SpU (K), Direktur Utama PT. Askes Persero – Fachmi Idris beserta direktur utama berbagai rumah sakit yang terdapat di Jakarta.

Infomedia sebagai Telkom Group turut berpartisipasi dalam penyediaan Layanan SPGDT Call Center 119 ini. SPGDT sendiri merupakan sistem penanggulangan pasien gawat darurat yang mencakup unsur pelayanan pra rumah sakit, pelayanan di rumah sakit dan pelayanan antar rumah sakit. Selain itu, Layanan SPGDT Call Center 119 juga difungsikan sebagai layanan panggilan jika masyarakat membutuhkan pelayanan gawat darurat seperti evakuasi pasien, rujukan rumah sakit dan informasi ketersediaan ruangan rumah sakit. Saati ni, jejaring SPGDT telah terhubung ke sepuluh rumah sakit dan Ambulance Gawat Darurat 118 di Jakarta. Pada akhir Maret 2013, ditargetkan 92 rumah sakit akan terhubung dalam jejaring SPGDT. Dalam kegiatantersebut, Basuki  meresmikan Layanan SPGDT Call Center 119  didampingi oleh dr Dien Emawati, M.Kes melakukan uji coba panggilanke Layanan SPGDT Call Center 119 dan beberapa rumah sakit. Uji coba berjalan dengan lancar diselingi dengan candaan dari Basuki.

Diharapkan melalui penyediaan Layanan SPGDT Call Center 119 ini akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat terutama bagi warga kelas menengah Jakarta yang membutuhkan. Melalui peluncuran Layanan SPGDT Call Center 119 ini , Infomedia akan terus meningkatkan kualitas penyediaan layanan informasi kepada masyarakat melalui call center.





Tuliskan Komentar